Serang – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk menjadikan Bank Banten sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat.
Bank daerah tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga harus berperan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat, adil, dan berkelanjutan.
Gubernur Banten menegaskan hal tersebut saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Banten.
Rapat ini membahas perubahan struktur pengurus serta penguatan tata kelola perusahaan, dengan pendampingan Otoritas Jasa Keuangan.
Seluruh proses berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Kinerja Bank Banten sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Aset tercatat telah melampaui Rp10 triliun, penyaluran kredit lebih dari Rp5 triliun, rasio kredit bermasalah terjaga dibawah ambang batas OJK, serta laba bersih meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Capaian ini menjadi dasar optimisme penguatan peran Bank Banten ke depan.
Pemerintah Provinsi Banten juga terus memberikan dukungan nyata, salah satunya melalui optimalisasi Rekening Kas Umum Daerah.
Melakukan langkah ini harus dengan secara hati-hati, transparan, dan sesuai aturan, agar pengelolaan keuangan daerah semakin efektif dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kerja sama Kelompok Usaha Bank dengan Bank Jatim yang telah efektif membuka ruang penguatan permodalan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan sistem teknologi informasi.
Berharap bahwa sinergi ini dapat membuat layanan Bank Banten semakin kuat, profesional, dan kompetitif.
Melalui pembenahan tata kelola dan penguatan kinerja, Bank Banten kelak menjadi bank yang terpercaya, dekat dengan masyarakat, serta mampu mendukung pembangunan ekonomi daerah secara nyata.
Warga sedulur Banten, mari dukung Bank Banten sebagai bank milik bersama dan manfaatkan layanan perbankannya untuk mendorong ekonomi Banten yang lebih kuat.







